Wakil Bupati Sinjai Resmikan Semarak Dzulhijjah dengan Pengetatan Prokes
Wakil Bupati Sinjai Hj Andi Kartini Ottong saat membuka acara Semarak Dzulhijjah 1442 Hijriah ecara virtual di rujab wabup Sinjai. (ANTARA)

Bagikan:

MAKASSAR - Acara Semarak Dzulhijjah 1442 Hijiah diresmikan Wakil Bupati Sinjai, Sulsel, Hj Andi Kartini Ottong dengan mengajak masyarakat untuk meneladani sikap dan perilaku Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan bermasyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19.

"Salah satu upaya itu dengan mematuhi dan melakukan pengetatan protokol kesehatan COVID-19," kata Andi Kartini dalam merefleksi peringatan Bulan Dzulhijjah yang juga dikenal bulan Kurban secara virtual diikuti dari Makassar, Minggu 11 Juli.

Menurut Wakil Bupati Sinjai saat memberikan sambutan dalam acara Semarak Dzulhijjah yang digelar DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Sinjai, bulan Dzilhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan, sekaligus bulan bersejarah bagi umat Islam.

Karena itu, lanjut dia, melalui semarak Dzulhijjah tahun ini, semua kembali hadir untuk menapak tilas kisah keteguhan Nabi Ibrahim Alaihissalam dalam mengorbankan hal yang dicintainya demi ketaatan kepada Allah Subhanahu Wata'ala.

COVID-19 bukan halangan

Dia menambahkan, lewat inisiatif DPD Wahdah Islamiyah Sinjai, dipandang perlu untuk memberikan edukasi dan pemahaman bahwa sebagai umat islam meskipun dalam keterbatasan akibat pandemi COVID-19, tak menghalangi untuk meneladani Nabi Ibrahim Alaihissalam dan Nabi Ismail Alaihissalam.

"Bahkan nilai nilai tarbiyah dari keduanya semakin relevan di tengah pandemi COVID-19," katanya.

Dia mengatakan, semangat pengorbanan selayaknya diteladani dari Keluarga Nabi Ibrahim Alaihissalam. Dengan semangat pengorbanan ini, juga saling membantu sesama, terutama bagi mereka yang terdampak pandemi COVID-19.

Pihaknya juga mengapresiasi DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Sinjai yang terus berusaha memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail Alaihissalam, meski di tengah keterbatasan karena pandemi COVID-19.

Ikuti info dan berita lainnya hanya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!