Kabar Baik, Pemerintah Pontianak Gratiskan Ongkir Belanja Pangan Saat PPKM Darurat, Warga Antusias
Warga Kota Pontianak dan sekitarnya antusias manfaatkan belanja pangan gratis ongkir (Foto: ANTARA)

Bagikan:

Makassar—Warga Kota Pontianak dan sekitarnya antusias manfaatkan belanja pangan secara online dengan gratis ongkir berkat program dari Dinas Ketahanan Pangan Provisi Kalbar saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Antusias masyarakat sangat tinggi dan kami terus melayani sehingga masyarakat dapat dibantu pada saat PPKM Darurat," ujar Kadisket Pangan Kalbar, Heronimus Hero di Pontianak, Sabtu dikutip dari ANTARA.

Ia menjelaskan bahwa program yang sudah berlangsung sejak 13 Juli hingga 19 Juli 2021 dari sisi stok aman. Menurutnya sejauh ini rata - rata pemesanan per hari sekitar 200 paket.

"Jika 1 paket tersebut mewakili 1 keluarga artinya ada 200 keluarga yg merasakan manfaat pelayanan ini dalam satu hari. Artinya sekitar 800 orang pertama hari merasakan manfaatnya jika 1 keluarga 4 orang," kata dia.

Ia menjelaskan bahwa awalnya pihaknya ingin lakukan pasar murah. Namun karena penerapan PPKM darurat di Kota Pontianak maka mrnghadirkan inovasi layanan yang disesuaikan dengan kondisi saat ini yaitu lewat belanja online.

Ia menjelaskan untuk proses pembelian, masyarakat hanya tinggal menghubungi nomor telpon yang telah disediakan. Saat ini pihaknya saat dalam proses pembelian termasuk pengiriman dari Pasar Mitra Tani ke masyarakat bekerjasama dengan Bujang Kurir.

“Kita saat ini sudah jalin kerjasama dengan Bujang Kurir yang merupakan sebuah start up jasa antar barang lokal Pontianak. Pemesanan langsung dengan Bujang Kurir di 081360059900 atau dengan Pasar Mitra Tani di 082351977087,” jelas dia.

Gratis ongkir

Untuk ongkir gratis karena biaya antar tersebut disubsidi oleh pemerintah. Sehingga selain dapat harga pangan murah, masyarakat juga mendapatkan biaya kirim gratis. Hal itu juga sejalan dengan tujuan utamanya tentu saja untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi bahan pangan pokok dengan harga terjangkau selama penerapan PPKM darurat.

“Masyarakat dapat harga di bawah harga pasar. Jenis pangan yang ada sesuai dengan brosur yang telah disebar atau disampaikan kepada masyarakat. Untuk menghindari agar produk tidak disalah gunakan dan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang memerlukan maka jumlah maksimal pembelian dibatasi. Paket lengkap sesuai brosur tapi masyarakat boleh pilih di antara paket yang ada,” kata dia.

Produk pagan yang disediakan dan harganya di antaranya beras premium Rp10.000 per kilogram, beras medium Rp8.800 per kilogram, gula pasir Rp11.000 per kilogram, telur ayam Rp24.000 per kilogram, minyak goreng Rp12.500 per kilogram, bawang merah Rp12.500 per/500 gram, bawang putih Rp10.500/500gram, daging ayam Rp32.00 per kilogram dan daging kerbau Rp80.000 per kilogram.

"Tantangan kita pada cuaca dan armada Bujang Kurir yang terbatas karena pengantaran sampai di rumah. Jumlah SDM di kantor jg sdh ditambah untuk bantu," katanya.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!