Ketua DMI Imbau Penguatan Pondasi Ekonomi Umat dengan Kemitraan Masjid
Suasana disela penandatanganan nota kesepahaman antara pihak Dewan Masjid Indoesia dan Bank Syariah Indonesia (BSI) secara virtual di Jakarta. (ANTARA)

Bagikan:

MAKASSAR - Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mengimbau untuk memperkuat pondasi ekonomi umat dengan membangun kemitraan dan memakmurkan masjid.

Hal itu diutarakan JK di sela penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara DMI bersama Bank Syariah Mandiri (BSI) di Jakarta secara virtual, Rabu 29 September.

Dia menjelaskan, pengembangan ekonomi umat Islam melalui masjid sangat potensial, mengingat diperkirakan setiap hari Jumat setidaknya ada 100 juta umat Islam yang beribadah di masjid seluruh Indonesia.

Oleh sebab itu, melalui kemitraan DMI dan BSI dapat menjadikan momen tersebut sebagai potensi pasar yang cukup besar bagi BSI.

Beri wejangan untuk jamaah

Untuk itu JK menyarankan kepada pihak BSI, agar mau menjalin kerja sama dengan pengurus masjid agar diberi kesempatan setiap habis salat Jumat untuk memberi wejangan kepada para jamaah masjid mengenai metode dan cara bekerja sama dengan BSI.

“Setiap hari jumat kira-kira ada 100 juta orang islam yang beribadah di masjid, ini kalau dikasih wejangan tentang ekonomi tentunya akan berguna sekali," katanya.

Misalnya, mungkin setiap habis jumat bisa panggil orang bank syariah untuk menjelaskan cara mendapatkan modal atau bekerja sama dengan bank syariah.

Karena itu, JK meminta BSI jangan sasar masjidnya tapi jamaah masjidnya. Alasannya, kalau jamaah makmur maka masjid juga akan ikut makmur karena mereka akan menyumbang ke kotak amal dengan jumlah dan pastisipasinya yang semakin besar.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!