Pemkot Makassar Minta Bantuan PLN untuk Atasi Kebakaran Karena Sistem Kelistrikan
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang membakar rumah warga di permukiman padat penduduk di Makassar, Sulawesi Selatan. (ANTARA)

Bagikan:

MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, meminta bantuan manajemen PLN untuk ikut ambil bagian dalam mengatasi peristiwa kebakaran, menyusul data Dinas Kebakaran menyebut mayoritas kejadian akibat arus pendek atau krosleting. 

"Saya berharap PLN membantu pemerintah kota. Karena datanya kebanyakan akibat arus pendek listrik. Tentunya pengawasan listrik harus diperketat, kan tidak mungkin kita urusi masalah listrik itu," ungkap Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, Senin malam 14 Juni.

Menurut dia, sekarang ini secara teknis banyak kualifikasi kabel tidak berkualitas. Masih banyak warga menggunakan kabel yang tidak standar dan mudah terbakar ketika terjadi korsleting listrik

Sehingga diperlukan edukasi dan ketegasan pihak terkait kepada masyarakat akan pengunaan kabel berstandar guna bersama-sama meminimalisir kejadian kebakaran. 

"Termasuk di Balai Kota ini, saya mau ganti kabel tua, karena ini masalah kabel dan standarisasi elektrikal, ini memang diperlukan. Saya sudah bicara sama GM PLN, nanti di agendakan (soal peremajaan kabel)," ujar pria akan disapa Danny Pomanto itu. 

Wali Kota akan rancang sistem kelistrikan

Wali Kota Makassar dua priode ini menambahkan, akan merancang sistem kelistrikan. Salah satu caranya dengan membuat sistem kabel bawah tanah agar bisa menekan dan meminimalisir terjadi kebakaran  akibat arus pendek.

Data Dinas Kebakaran Kota Makassar, hingga pertengahan tahun 2021, jumlah kasus kebakaran tercatat 59 kasus. Bila dibandingkan sepanjang 2020 peristiwa kebakaran terjadi sebanyak 142 kasus. Sedangkan pada tahun 2019, tercatat 305 kasus kebakaran. 

"Ada penurunan kasus hingga pertengahan tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya. Tetapi, kebanyakan kasus kebakaran akibat arus pendek atau korsleting di rumah-rumah kosong warga, bisa jadi karena instalasi listriknya dan kabelnya tidak standar, " beber Kepala Dinas Kebakaran Kota Makassar, Hasanuddin. 

Ia menambahkan, penyebab kebakaran karena masih banyak warga yang belum memahami dan mengetahui pencegahan kebakaran termasuk pada pemakaian kabel pada instalasi listriknya yang sudah tua untuk segara diganti seusai standar yang ditentukan. 

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!