5 Tips Merawat Tanaman Keladi Homalomena Agar Daun Tidak Menguning
Ilustrasi tanaman keladi homalomena (Pexels/Daria Shevtsova)

Bagikan:

Makassar—Homalomena merupakan tanaman yang hidup subur dengan tingkat kelembapan sedang hingga tinggi. Tanaman homalomena memiliki habitat asli di Kolombia, Kalimantan, Jawa, Sumatra, Kostarika, dan Filipina.

Ciri-ciri dari tanaman yang kerap disebut dengan keladi atau nampu antara lain daunnya berbentuk hati dan berukuran lebar. Tangkai daunnya panjang, ada yang berwarna merah dan hijau. Garis tulang daunnya terlihat jelas serta ada berbagai varian spesies.

Jenis keladi homalomena lebih dari 25 macam, antara lain yang paling populer adalah Schismatoglottis Andromeda, Selby, Anubias, Silver green velvet, dan Homalomena Silver Red dengan kisaran harga Rp.125.000.  

Cara merawat tanaman homalomena sebenarnya cukup mudah. Namun, perlu diketahui langkah-langkahnya dengan melakukan penyiraman, pemberian nutrisi, serta media tanamn yang tepat. Maka tips berikut bisa diikuti supaya daunnya tidak mudah menguning.

1. Letakkan di tempat yang teduh

Homalomena lebih menyukai tempat yang tidak terpapar matahari langsung. Itu artinya perlu meletakkan di tempat yang teduh. Apabila daunnya berbintik seperti terbakar, menguning dan rontok, berarti Anda perlu memindahkan ke tempat yang lebih lembab dan tidak terlalu panas.

Sebaliknya, bila terlihat layu dan daunnya lebih pucat artinya pindahkan ke tempat yang terkena matahari. Jika memungkinkan, jemur pada matahari pagi dan pindahkan saat matahari mulai meninggi.

2. Pilih media tanam yang tepat

Media tanam  yang disukai homalomena adalah yang gembur dan berpori. Bisa juga memakai media tanam yang dijual di toko tanaman. Biasanya memakai campuran tanah gembur, cocopit, sekam, dan humus. Hindari menanamnya di tanah yang padat dan keras.

3. Intensitas penyiraman

Penyiraman secara teratur perlu dilakukan agar homalomena tumbuh subur hingga mengeluarkan tunas baru. Seenggaknya siram 1 kali sehari pada musim panas dan 2 kali sehari dimusim hujan.

Sebelum menyiram, cek media tanamnya. Apabila terlalu kering maka intensitas menyiram perlu dipersering tetapi tidak dengan volume air yang banyak karena bisa membuat akarnya mudah busuk.

4. Pemupukan

Pemupukan untuk tanaman daun seperti keladi homalomena, bisa dengan pupuk cair yang diseprotkan pada bagian belakang daun dan batangnya. Sedangkan pupuk kandang bisa diberikan setiap 6 bulan sekali.

5. Pastikan drainase pot baik

Ini cara untuk mengurangi kelembapan yang terlalu tinggi dan mengakibatkan akar terinfeksi jamur serta bakteri. Pastikan pot mempunyai drainase yang baik.

Jangan lupa, apabila tumbuhan homalomena membesar dan lebih lebat, maka perlu dipindahkan ke pot yang lebih besar.

Biasanya yang menyerang tanaman homalomena adalah tungau laba-laba, untuk mengatasi hama, Anda perlu mengeceknya dengan  rutin. Ketika menemukan hama, segera isolasi tanaman dan seka daunnya dengan spons yang sudah dicelupkan air dicampur sabun cuci piring.

Kelima tips di atas bisa dipraktikkan agar tanaman kesayangan tetap tumbuh subur, berdaun cantik, dan bertunas banyak.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!