Ibu Paruh Baya Menangis di Kantor Polisi Setelah Mendapati Anaknya yang Masih di Bawah Umur Dicabuli Pria 40 Tahun di Kamar Hotel
Ibu korban saat datang ke Polres Jakarta Barat melaporkan anaknya menjadi korban pencabulan pria 40 tahun/ Foto: IST

Bagikan:

MAKASSAR - Seorang anak perempuan di bawah umur kembali menjadi korban pencabulan oleh seorang pria yang dikenalnya melalui Facebook.

Pelaku mencabuli korban yang masih berumur 16 tahun itu sebanyak puluhan kali di sejumlah hotel kawasan Tamansari selama 1 tahun.

Aksi bejat pelaku baru diketahui ibu korban yang segera melaporkan pelaku ke Polres Metro Jakarta Barat, Kamis 31 Maret.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Jakarta Barat AKP Reliana Sitompul menyebutkan, pelaku diketahui berusia sekitar 40 tahun dan saat ini pengejaran masih dilakukan oleh anggota di lapangan.

Aksi pencabulan itu baru terbongkar setelah korban mengadu ke IN, orang tua korban, beberapa waktu lalu. Setelah menerima pengakuan dari anaknya, IN hanya bisa menangis dan melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Barat.

"Jadi anak saya cerita bahwa dia sudah disetubuhi, saya lapor ke polisi mau mencari keadilan," kata IN, orang tua korban kepada pihak kepolisian di Mapolrestro Jakarta Barat.

Mengaku hanya ingin makan di luar

IN melanjutkan, pelaku kerap datang ke rumah setiap kali anaknya diajak ke kamar hotel di kawasan Tamansari.

Namun pelaku mengaku kepada kedua orang tua korban hanya ingin makan di luar saja.

"Dia kenalan lewat Facebook, dia itu tadinya enggak mau sama laki ini. Lelaki ini modusnya anggap anak saya itu sebagai anaknya," ucapnya.

Namun bukannya menjaga korban, pelaku justru menggunakan kesempatan tersebut untuk mencabuli korban.

AKP Reliana menyebutkan bahwa pihaknya telah menerima adanya laporan korban.

"Laporan pencabulan sudah kami terima dari orangtua korban. Saat ini sudah dilakukan penyelidikan. Menurut keterangan korban, dia berkenalan lewat aplikasi sosial media (sosmed) Facebook," ujar Reliana.

Dari pengakuan korban kepada polisi, saat diajak ke dalam kamar hotel, korban sempat menolak untuk disetubuhi. Namun karena diiming-imingi sejumlah uang maka korban dipaksa dan dicabuli.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!

Ikuti artikel dan berita Sulsel terkini, klik link berikut untuk update info terbaru.