21 Fasilitas Pelayanan Kesehatan Siap Melayani Vaksinasi Gotong Royong di Sulsel
Ilustrasi. Pelaksanaan vaksinasi massal bagi karyawan PLN Sulselrabar di Makassar. ANTARA Foto/Nur Suhra Wardyah

Bagikan:

MAKASSAR - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan dr Nurul menjelaskan bahwa sebanyak 21 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) siap mendampingi pelaksanaan vaksinasi gotong royong di Sulawesi Selatan.

dr Nurul menyampaikan bahwa ia telah mendapat surat daftar kepeminatan fasyankes tersebut tertanggal 26 Mei 2021 dari Biofarma untuk dilakukan peninjauan lebih lanjut dan proses penetapan sesuai aturan yang berlaku.

"Terkait vaksinasi gotong royong, kita sudah evaluasi ulang kembali fasyankes yang siap kemudian disampaikan ke perusahaan yang sudah daftar," katanya di Makassar, Kamis 03 Juni.

dr Nurul mengemukakan bahwa saat ini Pemprov Sulsel serta Pemkot Makassar tengah proses persiapan pelaksanaan vaksinasi gotong royong, mulai dari mengatur vaksinator hingga jadwal peserta vaksinasi.

Sehingga dalam waktu dekat, ia berharap vaksin gotong royong juga segera dimulai di Sulsel, khususnya Makassar.

Daftar 21 fasyankes di Makassar

Adapun 21 fasyankes yang siap melayani vaksinasi gotong royong khususnya di Kota Makassar yaitu RS Awal Bross, RS Siloam, Klinik Shafia Medika, Klinik Dian, Emve clinic, Klinik ZAP Premier TSM, Mapala Medica Clinic, Klinik Prodia Makassar, RS Primaya Makassar, RSU Hermina, Klinik BRI Medika, Klinik Lacasino (Bio Farma Imunicare).

Ada juga RSIA Sentosa Makassar, Klinik Azka Nadhifah, Klinik Tirta Medical Center Makassar, Klinik Prodia Panakkukang, TelkoMedika Makassar, Klinik Telkomedika
Health Center Makassar (Bio Farma Imunicare).

"Jadi sisa pelaksanaannya dan nunggu vaksinnya datang. Kita sedang persiapan di Makassar," tambah dr Nurul.

Sementara selain di Kota Makassar, fasyankes lainnya yakni RS Inco Sorowako Kabupaten Luwu Timur, RS Hikmah Sejahtera Sukamaju Kabupaten Luwu Utara dan RS Fatimah Makale Kabupaten Toraja Utara.

Selain untuk vaksinasi gotong royong, vaksinasi kepada lansia, guru dan petugas publik juga terus berlangsung, apalagi stok vaksin telah didistribusi banyak ke kabupaten/kota.

"Vaksin sudah mulai banyak, ini kan teman-teman berusaha maksimal, vaksinasi massal masih tetap jalan dan vaksin tersedia baik. Jadi kendala stok vaksin sudah diselesaikan. Makanya kita maksimalkan capaian cakupan bisa dicapai dengan cepat," ujar dia.

Dinas Kesehatan Sulsel juga tengah menyiapkan rencana vaksinasi bagi masyarakat rentan, seperti ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) dan penyandang disabilitas yang direncanakan pada Juli mendatang.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!