Asparindo Sulsel Dorong Penguatan UMKM Skala Pasar Tradisional untuk Pemulihan Ekonomi
Ilustrasi penjualan telur ayam ras di salah satu pasar tradisional Pasar Terong, Makassar. ANTARA

Bagikan:

MAKASSAR - Ketua DPD Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia Sulawesi Selatan (Asparindo Sulsel) Saharuddin Ridwan menjelaskan, untuk memulihkan ekonomi, pihaknya terus mendorong penguatan UMKM skala pasar tradisional.

"Ini juga sebagai salah satu upaya mendukung Program Peningkatan Kualitas Pasar Rakyat dan Digitalisasi Pasar," kata Ketua DPD Asparindo Sulsel Saharuddin di Makassar, Minggu 23 Januari.

Mengenai penguatan hal tersebut, lanjut dia, pihaknya sudah mengemukakan pada Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika Sari saat melakukan audiensi akhir pekan.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga meminta kesediaan Andi Ina sebagai penasehat di struktur organisasi tersebut. Asparindo juga menyampaikan program-program kerja yang rencananya akan dilaksanakan ke depan.

Talkshow kebangkitan UMKM Andalan 2022

Saharuddin menuturkan, pada Februari nanti akan diselenggarakan Talkshow kebangkitan UMKM Andalan 2022 yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Asparindo Sulsel periode 2021 sampai 2022. Kegiatan ini sengaja dilakukan sebagai bentuk perhatian Asparindo kepada pelaku usaha kecil menengah terutama pedagang pasar rakyat yang terdampak.

Menurut dia, bersama Asparindo saatnya pemerintah meningkatkan kualitas pasar rakyat. Karena itu, perlu adanya revitalisasi non fisik yang dilaksanakan melihat kondisi pasar saat ini antara lain, revitalisasi manajemen, ekonomi dan sosial budaya.

"Kenapa pasar kita terkesan tidak tertata dengan baik, karena manajemen pengelolaannya tidak baik. Kenapa tidak baik karena SDMnya tidak memiliki dasar pengelolaan pasar yang baik," jelasnya.

Selain itu kata Sahar, Asparindo juga akan membantu percepatan program digitalisasi pasar rakyat yang secara kuantitas sudah baik tapi secara kualitas masih ketinggalan.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!