Nilai Transaksi Ekspor Sulsel Capai 149,7 Juta Dolar AS pada Oktober 2021
Kontainer barang di Pelabuhan Hatta Makassar yang mengangkut komoditas siap untuk di ekspor. ANTARA

Bagikan:

MAKASSAR - Pada Oktober 2021, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai transaksi ekspor Provinsi Sulawesi Selatan tercatat sebesar 149,7 juta dolar AS atau mengalami penurunan 1,72 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Periode sebelumnya atau transaksi September 2021 itu sebesar 152,09 juta dolar AS. Jika persentasenya dari 152,09 juta dolar AS menjadi 149,7 juta dolar AS berarti ada penurunan sebesar 1,72 persen," jelas Kepala BPS Sulawesi Selatan (Sulsel) Suntono di Makassar, Kamis 02 Desember.

Ia menjelaskan setiap bulannya nilai transaksi ekspor dan impor bersifat fluktuatif. Bahkan sebelum pandemi merebak di hampir semua negara, transaksi terkadang melonjak dan pada bulan-bulan berikutnya turun cukup banyak.

"Fluktuasi nilai transaksi itu normal. Itu semua tergantung permintaan dari negara tujuan, kalau produksi naik pasti demandnya naik dan itu mempengaruhi nilai transaksinya," ujar Suntono.

Lima komoditas utama

Suntono menyebutkan dari sekian banyak komoditas ekspor, ada lima komoditas yang kontribusi nilainya sangat besar dan mempengaruhi nilai transaksi perdagangan.

Lima komoditas utama yang diekspor pada Oktober 2021 antara lain nikel; besi dan baja; biji-bijian berminyak; garam, belerang dan kapur; serta kakao/coklat dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 57,55 persen, 15,63 persen, 9,3 persen, 6,4 persen, dan 3,04 persen.

Sebagian besar ekspor pada bulan Oktober 2021 ditujukan ke Jepang, China, Filipina, Taiwan, dan Bangladesh, dengan proporsi masing-masing 60,71 persen, 32,17 persen, 2,38 persen, 1,92 persen, dan 1,01 persen.

"Ada 10 komoditas yang diekspor itu memberikan nilai transaksi yang cukup besar dan lima diantaranya nikel, biji-bijian berminyak, besi dan baja, garam belerang dan kapur serta ikan dan udang. Kelima komoditi ini nilai transaksinya sangat besar," ucapnya.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!