Kabar Sulsel Terbaru: PLN Sulbagsel Siap Tingkatkan Pasokan Listrik Sulbagsel
Suasana di sela Sinkronisasi pengoperasian perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sulsel Barru-2 berkapasitas 100 MW dengan sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel). Antara

Bagikan:

MAKASSAR - PT PLN (Persero) siap meningkatkan pasokan listrik di Sulawesi dengan melakukan sinkronisasi pengoperasian perdana Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sulsel Barru-2 berkapasitas 100 MW dengan sistem kelistrikan Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel).

“Pembangunan PLTU Sulsel Barru-2 merupakan salah satu pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan (PIK) yang tertuang dalam rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL) 2021-2030," kata Manajer Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Selatan (UPP Sulsel) Rahmat Nichol Fauzen di Makassar, Rabu.

Dia mengatakan, upaya tersebut merupakan bentuk komitmen PLN untuk meningkatkan keandalan suplai listrik dan pelayanan kepada pelanggan sehingga dapat mendorong investasi di Sulawesi khususnya di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat yang terkoneksi ke dalam Sistem Kelistrikan Sulbagsel.

Nichol menjelaskan, sinkronisasi perdana ini merupakan salah satu milestone dari pembangunan PLTU setelah melalui serangkaian tahapan pengujian atau komisioning.

Sebelum pelaksanaan sinkronisasi perdana, PLTU Sulsel Barru-2 telah mengantongi rekomendasi laik sinkron (RLS) yang diterbitkan oleh PT PLN (Persero) Pusat Sertifikasi sebagai lembaga yang menjalankan kegiatan sertifikasi di bidang ketenagalistrikan dan telah terakreditasi.

Tahapan yang dilewati

Tahapan yang akan dilewati selanjutnya setelah sinkronisasi perdana yaitu, load up (Excitation System), combustion tuning, runback, load swing, shutdown - start up test, load rejection, reliability run, dan performance test.

"Setelah semua tahapan pengujian pembangkit berhasil dilalui maka pembangkit dapat beroperasi secara komersial (COD) yang ditargetkan pada pertengahan 2022," kata Nichol.

Dia mengatakan, PLN senantiasa mendukung transisi energi, yang dibuktikan dengan penggunaan teknologi pada PLTU yang terus berkembang dan ramah lingkungan yang sudah dipersiapkan untuk implementasi Co-Firing.

PLN terus berupaya meningkatkan keandalan pasokan listrik sehubungan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi setelah pandemi, juga untuk memenuhi kebutuhan listrik akibat pertumbuhan industri smelter di wilayah Sulawesi yang diprediksi mencapai lebih 6.000 MVA, katanya.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!

Ikuti artikel dan berita Sulsel terkini, klik link berikut untuk update info terbaru.

Iku