Jenazah Prajurit TNI yang Gugur Diserang KKB Papua Pimpinan Kogoya Tiba di Sultra Petang Ini
Lettu Anumerta Marinir Muhammad Iqbal (ANTARA)

Bagikan:

MAKASSAR - Salah satu Prajurit TNI Komandan Pleton (Danton) Pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 di Quary Bawah, Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, yang gugur diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB), akan tiba di Sulawesi Tenggara, Senin, 28 Maret sore ini. 

Rumah duka almarhum di Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe saat ini dipenuhi karangan bunga ucapan bela sungkawa dari keluarga, kerabat, dan beberapa pejabat, antara lain Dandim 1417/Kendari, Bupati Konawe Utara, Danrem 172/ PWY, Komandan Lanal Kendari, Kepala Staf Angkatan Laut, Marinir 63, dan sebagainya.

Koordinator Wilayah Kerja Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Haluoleo dr. Waode Umi Mazidah menjelaskan, jenazah Danton Lettu Anumerta Marinir Muhammad Iqbal akan dipulangkan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air JT3763.

Pesawat take off pukul 11.35 WIT dari Timika, Papua dan selanjutnya transit ke Makassar, Sulawesi Selatan. "Jenazah diterbangkan dari Timika, Papua hari ini dan transit ke Makassar dengan pesawat Lion Air JT3763," jelasnya melalui telepon di Kendari, Antara, Senin, 28 Maret.

Pesawat tiba di Makassar pukul 13.35 Wita. Dilanjutkan pukul 14.40 Wita dengan tujuan Kendari, Sultra, menggunakan maskapai penerbangan Lion Air JT994.

"Pesawat akan tiba pukul 15.45 Wita dan mendarat di Kendari (Badara Haluoleo Kendari, di Kabupaten Konawe Selatan)," jelas dia.

Biografi singkat Lettu Anunerta Marinir Muhammad Iqbal

Danton Lettu Anunerta Marinir Muhammad Iqbal adalah warga Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Korban diserang KKB Pimpinan Egianus Kogoya, Sabtu, 26 Maret sore menggunakan pelontar granat (GLM).

Serangan tersebut mengakibatkan Danton Lettu Anumerta Iqbal gugur. Prajurit kebanggaan Sulawesi Tenggara ini lahir di Anggotoa, 26 November 1994. Almarhum terakhir kali menjabat Danton Ban Kipan A.

Selain Lettu Anumerta Marinir Muhammad Ikbal, satu orang prajurit TNI Praka Anumerta Mar Wilson Anderson asal Kupang gugur akibat diserang KKB. Tak hanya itu, delapan prajurit lainnya menderita luka tembak.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!

Ikuti artikel dan berita Sulsel terkini, klik link berikut untuk update info terbaru.