Berita Sulsel Terbaru: BBKP Makassar Pastikan Pasar China Kembali Dibuka untuk Ekspor Komoditi Porang Sulsel
Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar Lutfie Natsir. ANTARA

Bagikan:

MAKASSAR - Setelah dua tahun terakhir pengiriman tidak dilakukan, Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Makassar Lutfie Natsir memastikan bahwa pasar China kembali dibuka untuk ekspor komoditi porang asal Sulawesi Selatan.

"Tahun ini kita sudah bisa mengekspor tanaman porang setelah melengkapi beberapa persyaratan negara tujuan (China) dan perubahan bentuk komoditi produk," ujar Lutfie di Makassar, Rabu 16 Maret.

Lutfie menyebut bahwa China mensyaratkan pengiriman komoditas porang berbentuk powder atau bubuk, sementara porang asal Sulsel berbentuk chip atau potongan-potongan kecil.

"Tapi kemarin sudah dibuka, chip dan powder sudah bisa kita ekspor," ujarnya.

Selain itu, ada pula syarat tambahan dari GACC sebagai syarat ekspor untuk mengirim komoditas porang ke China, seperti harus mengantongi sertifikasi kebun serta sertifikasi rumah produksi.

Sebanyak 50 petani dari Gowa telah disertifikasi

Saat ini, sebanyak 50 petani dari Gowa sudah disertifikasi. Sedangkan Sinjai sementara berjalan dan Maros akan segera dicoba bulan depan.

Lutfie memaparkan bahwa kini telah ada 4 perusahaan ekspor yang sudah akreditasi dan teregistrasi oleh Badan Kepabeanan Tiongkok atau General Administration of Customs China (GACC) untuk bisa melakukan ekspor dari Sulsel.

"Syaratnya harus ada rumah prosesinya dan ini agak berat soalnya di GACC langsung ke sini untuk audit," ujarnya.

Meski diakui pengiriman ekspor porang ke China berhenti dua tahun terakhir, tetapi pengiriman bukan hanya di China. Porang asal Sulsel juga tetap dikirim ke Vietnam dan India.

Ikuti info dan berita lainnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!

Ikuti artikel dan berita Sulsel terkini, klik link berikut untuk update info terbaru.