5 Kegunaan Hydrogen Peroxide untuk Tanaman Hias Anda di Rumah
Ilustrasi menyemprot tanaman hias dengan hidrogen peroksida (Pexels/Ron Lach)

Bagikan:

Makassar—Bagi pecinta tanaman hias di rumah tentunya wajib memahami manfaat cairan kimia anorganik hydrogen peroxide. Hidrogen peroksida memiliki tekstur cair, seperti air tetapi lebih pekat.

Cairan dengan rumus kimia H2O2 ini banyak ditemukan di berbagai produk, seperti produk kecantikan hingga pembersih luka serta bahan baku pasta gigi, pemutih gigi, obat kumur, dan antiseptik.  

Hidrogen peroksida juga punya kegunaan untuk tanaman. Beberapa daftar manfaat cairan kimia untuk tanaman adalah sebagai berikut:

Merangsang pertumbuhan akar tanaman

Dilansir Kabar Tani, Jumat, 9 Juli, apabila dicampurkan dengan air yang dipakai untuk memendam dan menyemai biji, hydrogen peroksida bisa membantu pertumbuhan akar tanaman. Bahkan tumbuhnya benih bisa lebih sehat dan cepat.

Menambah kadar oksigen

Pada tanaman hidroponik, hydrogen peroksida berguna untuk menambah kadar oksigen. Caranya, tambahkan hidrogen peroksida dalam larutan nutrisi untuk menyuburkan tanaman Anda.

Mencegah penyakit yang menyerang daun tanaman

Agar daun tanaman Anda tetap subur tanpa gangguan penyakit maupun serangga, bisa menyemprotkan hidrogen peroksida memakai spray setelah dicampurkan dengan air.

Cegah akar tanaman busuk

Afa beberapa penyebab akar tanaman busuk, bisa karena tanah terlalu lembab sehingga tanaman mudah terserang infeksi dan bisa juga disebabkan serangan jamur. Nah, untuk mengatasinya bisa dengan menyemprotkan campuran hidrogen peroksida dan air secara berkali.

Terhindar dari serangan fungus

Tanaman yang berada dalam ruangan, tak jarang mengalami embun tepung atau fungus. Masalah ini juga bisa diatasi dengan H2O2 yang dicampurkan dengan air.

Berapa takaran campuran antara air dan hidrogen peroksida?

Ketika membeli hidrogen peroksida di apotik maupun toko kimia, ketahui ukurannya setiap dalam botol. Ada 2 jenis yang dijual, yaitu 3 persen dan 35 persen. Dalam setiap 1,5 sendok teh dari 3 persen hidrogen peroksida bisa dicampurkan dengan 1 cup atau 0,24 liter air.

Sedangkan dalam 7 – 8 tetes hidrogen peroksida, bisa dicampurkan dengan 1 cup air. Takaran tersebut dipakai ketika tanaman dalam kondisi sehat dan memudahkan lekas bertunas. Tetapi ketika tanaman mengalami infeksi dan berjamur, pakai ukuran hidrogen peroksida 2 kali lipat.

Perlu diperhatikan juga bahwa terlalu banyak memberikan hidrogen peroksida juga tidak akan baik. Jadi, pahami dan identifikasi perkembangan tanaman setiap kali sesudah disemprot hidrogen peroksida.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!