Manfaat Positif Liburan ke Pantai bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Ilustrasi (Quang Nguyen vinh-Pixabay)

Bagikan:

Makassar— Pergi ke pantai jadi salah satu tempat liburan yang disukai banyak orang. Anda bisa menikmati momen santai sambil baca buku di kursi malas, berenang, bermain air, berjemur atau sekedar diam mengagumi indahnya pemandangan di depan mata.

Liburan ke pantai tak hanya menyenangkan, tapi juga menyehatkan dan meningkatkan kesejahteraan. Penelitian menemukan bahwa beragam aktivitas di pantai bisa meningkatkan kreativitas dan mengurangi stres.

Jika sehari-hari Anda tinggal di perkotaan dengan pemandangan gedung dan kemacetan, maka Anda akan merasakan pengalaman berbeda saat berada di pantai.

Anda bisa puas melihat luasnya lautan, ditambah suara ombak, mencium aroma khas pantai, menikmati kesegaran minuman dingin di tengah udara panas, dan merasakan kehangatan saat kaki menyentuh pasir pantai.

Menurunkan tingkat kortisol

Ahli saraf pendengaran, Shelley Batts, mengatakan suara ombak jadi salah satu alasan mengapa pantai memiliki efek menenangkan. Suara lautan yang menenangkan bekerja untuk menurunkan tingkat kortisol dan berdampak positif pada kesehatan.

"Suara ombak dapat membantu Anda mencapai keadaan meditasi, yang terbukti menyembuhkan dan memperkuat otak," kata Orfeu Buxton, profesor kesehatan biobehavioral di Pennsylvania State University.

Berlibur ke pantai bisa jadi ide terbaik untuk bersantai dan menata ulang pikiran, yang bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental yang lebih baik.

Ahli saraf Michael Merzenich mengatakan manusia merasa aman ketika berada di tempat yang tidak kompleks. Misalnya, liburan ke hutan mungkin membuat beberapa orang kurang nyaman dan merasa lelah karena takut tiba-tiba ada hewan buas.

Begitu pun dengan kehidupan di perkotaan yang melelahkan karena macet dan mungkin ada penjahat. Namun, ketika Anda berada di pantai, melihat luasnya lautan yang memberi ketenangan tanpa ada ancaman potensial untuk dipikirkan.

Warna biru pada lautan juga diyakini memberikan efek psikologis, emosional, dan fisik pada seseorang. Apalagi warna biru dikaitkan dengan ketenangan.

Global Healing Center menyarankan orang untuk mengelilingi diri mereka dengan warna biru sebagai cara untuk mengurangi stres.

"Menatap samudra benar-benar mengubah frekuensi gelombang otak dan menempatkan kita ke dalam keadaan meditasi ringan," kata psikolog klinis Richard Shuster.

Selama di pantai, orang akan lebih banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari. Meski cuaca sedang panas, orang tak keberatan untuk berkeringat dan berjemur karena ingin berada di pantai. Ini akan memberikan Anda lebih banyak Vitamin D yang baik untuk tulang, menurunkan tekanan darah, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan membantu masalah rematik.

Banyak orang pun merasa lebih baik ketika terkena sinar matahari, yang mana dalam kehidupan sehari-hari mungkin jarang didapatkan. Sinar matahari dianggap meningkatkan kadar serotonin kimiawi dengan efek membahagiakan.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI.id, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!