Bagikan:

JAYAPURA - PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B) berhasil menghadirkan listrik 24 jam penuh untuk 1.560 warga di 12 kampung di Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamadm mengatakan hal ini menjadi salah satu bentuk hadirnya negara melalui PLN dalam memastikan listrik berkeadilan untuk masyarakat.

"Sebanyak 12 kampung tersebut yakni Ayate, Digibagata, Widuwakiya, Wagomani dan Epanai di Distrik Tigi Timur, serta Ipoke, Dagokebo, Kokbaya, Dakebo, Waitakota, Wagumoma dan Edagotadi di Distrik Tigi Barat," kata Rizky dilansir ANTARA, Senin, 31 Maret.

Menurut Rizky, listrik saat ini menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat.

"Dengan membangun jaringan tegangan menengah (JTM ) sepanjang 16,95 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah (JTR) sepanjang 19,86 kms dan 9 unit gardu yang memiliki total kapasitas 600 kVA kebutuhan listrik ribuan masyarakat tersebut bisa terpenuhi," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Deiyai, Ayub Pigome, mengatakan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan di Deiyai yang semakin berkembang khususnya pada sistem kelistrikan.

"Kami yakin dengan begitu sistem perekonomian akan bertumbuh dan kesejahteraan masyarakat akan sedikit demi sedikit membaik," katanya.

Menurut Ayub, ke depan pihaknya terus membangun kerja sama dan kolaborasi bersama PLN dalam melistriki Kabupaten Deyai menjadi lebih baik.

“Kami bangga karena kini penerangan sudah berjalan, ke depan, kami terus mengawal pembangunan agar seluruh kampung dapat menikmati listrik," ujarnya.

Dia menjelaskan pada prinsipnya pemerintah terus berkomitmen untuk mendukung serta membantu pembangunan kelistrikan di Deiyai.