Enam Kabupaten di Sulsel Memaksimalkan Peran Guru Penggerak untuk Tingkatkan Kualitas Guru
Kadis Pendidikan Sulawesi Selatan Prof Muhammad Jufri memberikan keterangan kepada wartawan di peringatan Hardiknas di Makassar. (Foto: Antara)

Bagikan:

MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Prof Muhammad Jufri mengutarakan guru penggerak yang tersebar di enam kabupaten/kota di Sulsel terus dimaksimalkan perannya untuk ikut meningkatkan kualitas guru lainnya.

Pada peringatan Hardiknas 2021 di Makassar, Minggu 02 Mei, Muhammad Jufri mengatakan program guru penggerak di Sulsel sejauh ini sudah berjalan di Kabupaten Bone, Pinrang, Wajo, Soppeng, Takalar dan Makassar.

"Guru Penggerak oleh kementerian diharapkan bisa memberikan imbas ke guru lain khususnya dalam ilmu pengetahuan," katanya.

Ia menjelaskan keberadaan guru penggerak di Sulsel begitu penting dalam upaya meningkatkan ilmu dan keahlian bagi para guru yang belum bergabung sebagai guru penggerak.

Bukan suatu hal yang mudah

Menurut dia, bisa bergabung sebagai guru penggerak bukan hal yang mudah. Untuk itu, guru penggerak yang sudah berjalan di beberapa daerah tersebut, bisa lebih efektif dalam membantu peningkatan kualitas guru di daerah itu.

"Guru penggerak ini merupakan guru yang sudah terlatih. Kami harapkan bisa menurunkan ilmunya bagi guru yang belum bergabung," ujarnya.

Dalam peringatan Hardiknas 2021 tersebut, Disdik Sulsel juga memberikan penghargaan kepada para kepala sekolah, guru dan siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama Sulsel di tingkat nasional.

Para penerima penghargaan dari berbagai daerah itu diharapkan tidak cepat berpuas diri dan terus berupaya meningkatkan kemampuan dan inovasinya dalam ilmu pengetahuan.

Ikuti info-info lainnya di VOI.id, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!