Tips Mengobati Tanaman Hias Anda yang Stres
Ilustrasi (Cottonbro/Pexels)

Bagikan:

Makassar—Tidak hanya kesehatan jasmani dan rohani saja yang harus kita jaga. Sebagai pencinta sekaligus pemilik tanaman hias, kesehatan tanaman hias yang Anda pelihara juga tidak boleh disepelekan, karena jenis tanaman hias apapun ternyata juga bisa terkena stres.

Stres atau gangguan kesehatan yang dialami tanaman hias biasanya mulai terlihat saat warna daunnya perlahan berubah menjadi kuning. Perubahan warna ini menandakan bahwa tanaman hias tersebut mulai layu dan tidak mampu lagi beradaptasi dengan lingkungan di mana ia tumbuh. Ada beberapa kemungkinan yang menjadi penyebab ‘stres’-nya tanaman hias ini, seperti kekurangan atau kelebihan air dan adanya hama yang menginangi tanaman tersebut.

Untuk memastikan sumber stress dari tanaman hias, Anda dapat mengikuti langkah-langkah diagnosis seperti berikut.

Identifikasi apakah tanaman terbebas dari gangguan hama

Kemungkinan lain yang menyebabkan daun tanaman hias menguning adalah kehadiran hama berupa serangga yang kasat mata dan kutu laba-laba. Indikasi tanaman yang terserang hama adalah terdapat lubang pada daunnya ataupun adanya selaput putih yang menyelubungi bagian tertentu.

Untuk mengatasinya Anda perlu membersihkan bagian tanaman yang terinfeksi oleh hama, lalu semprotkan obat pembasmi hama di bagian tersebut. Jika tanaman hias sensitif terhadap bahan kimia, Anda bisa menggunakan pestisida organik seperti minyak mimba (neem oil).

Pastikan tingkat kelembapan tanaman hias dalam keadaan normal

Saat daun dari tanaman mulai terlihat menguning, langkah awal yang dilakukan untuk mendiagnosa penyebabnya adalah mengetahui tingkat kelembapan tanaman tersebut. Umumnya kondisi seperti ini terjadi saat tanaman kekurangan atau kelebihan air.

Untuk mengecek seberapa lembab kondisinya, ambil sampel tanah tanaman tersebut sedalam 3 cm. Jangan mengambil sampel tanah yang dekat dengan permukaan, karena tanah di bagian ini cenderung mudah mengering.

Jika sampel tanah yang Anda ambil terasa kering, maka tanaman tersebut berada dalam kondisi dehidrasi. Segera siram dengan air secukupnya sampai tingkat kelembapannya kembali normal. Sedangkan, apabila tanah terasa basah, maka dapat diartikan tanaman hias Anda berada dalam tingkat kelembapan yang tinggi sehingga perlu segera dipindahkan pada medium tanam yang lebih kering.

Jemur tanaman hias di bawah sinar matahari

Selain tiga kemungkinan di atas, kurangnya sinar matahari juga bisa menjadi penyebab tanaman hias Anda layu. Hal ini biasanya terjadi pada tanaman hias yang disimpan di dalam ruangan sementara tidak banyak celah untuk cahaya matahari masuk.

Jika tanaman tersebut ditempatkan di pojok ruangan yang tidak terkena cahaya matahari, sebaiknya segera pindahkan ke tempat yang mendapatkan cahaya matahari secara permanen seperti dekat jendela rumah. Namun, kondisi tanaman biasanya tidak langsung membaik dengan cepat. Beberapa tanaman membutuhkan sedikit waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lingkungan yang baru.

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!