Benarkah Bersyukur Bikin Hidup Lebih Bahagia? Berikut Penjelasannya
Ilustrasi (Gabrielle Henderson-Unsplash)

Bagikan:

Makassar—Terlalu banyak persoalan yang dapat membuat kita mengeluh sehari-hari. Ditambah lagi dengan membandingkan kehidupan orang lain yang tampak menyenangkan di mata kita. Saat berkaca, rasanya hidup tak adil karena Anda merasa segala sesuatunya begitu sulit dan tak bahagia. 

Padahal, mungkin nyatanya Anda tidaklah sesusah itu. Bisa saja sumbernya gara-gara Anda kurang mensyukuri apa yang ada. 

Bersyukur bisa dilakukan pada apapun yang Anda punya dalam hidup. Mulai dari kesehatan, pertemanan, pekerjaan, keluarga, pasangan, tempat tinggal, makanan, dari hal besar sampai paling kecil. 

Ketika Anda mulai memahami betapa pentingnya bersyukur, maka pandangan Anda tentang hidup akan berubah jadi lebih positif. Misalnya, bisa merasakan kebahagiaan yang berbeda. 

Dahulu, Anda mungkin sering mengaitkan bahagia dengan sesuatu yang besar, misalnya punya uang banyak atau beli barang mahal. Namun, dengan bersyukur, hal-hal kecil pun jadi membuat Anda bahagia. Bahkan, menikmati hujan sambil minum kopi di teras rumah pun terasa menyenangkan. 

Menurut penelitian, rasa syukur memungkinkan pikiran untuk mengimbangi kecenderungan bawaan otak untuk berfokus pada aspek negatif kehidupan, seperti kekhawatiran. 

Syukur Menggantikan Emosi Negatif

Syukur kemudian menggantikannya dengan emosi positif, seperti cinta dan kegembiraan, yang pada akhirnya meningkatkan kebahagiaan.

Selalu ingat bahwa saat Anda bersyukur, Anda akan bahagia, dan saat Anda bahagia Anda otomatis bersyukur. 

Dengan praktik bersyukur, pun bisa meningkatkan kualitas tidur. Sebelum tidur, Anda bisa menulis jurnal tentang hal-hal yang disyukuri hari ini. Karena berfokus pada hal-hal baik dan menyenangkan, Anda terhindar dari pikiran negatif dan bisa tidur dengan tenang. 

Lebih dari itu, bahkan hubungan dengan teman, keluarga, dan pasangan juga bisa jadi semakin baik. Sebelumnya, Anda mungkin pernah merasa berada di posisi rendah dan minder bila bertemu orang lain. Dengan rasa syukur, semua perasaan itu hilang dan bisa menjalani hubungan baik lagi dengan orang-orang terdekat. 

Pastinya, kesehatan mental pun ikut meningkat. Orang yang selalu dipenuhi pikiran negatif lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental. Namun, ketika Anda menikmati apapun yang ada dalam hidup, otomatis pikiran lebih positif dan ini bisa menyelamatkan kondisi mental.

Saat bersyukur secara sadar, Anda dapat melatih otak untuk memperhatikan emosi dan pikiran positif secara selektif, sehingga mengurangi kecemasan dan perasaan khawatir. 

Artikel ini pernah tayang sebelumnya di VOI, Waktunya Merevolusi Pemberitaan!